top of page

Bagaimana Manajemen Aliran Udara pada Cold Aisle Containment di Data Center?

  • marketing50359
  • 3 hari yang lalu
  • 2 menit membaca

Dalam sebuah data center, pengelolaan aliran udara yang efisien sangat penting untuk menjaga suhu perangkat keras tetap stabil dan mencegah kerusakan akibat panas berlebih. Cold Aisle Containment (CAC) merupakan solusi yang efektif untuk mengatur aliran udara antara udara dingin dan panas, sehingga meningkatkan efisiensi pendinginan dan mengurangi konsumsi energi.



Cold Air Intake (Masuknya Udara Dingin)


Pada umumnya, udara dingin yang telah disaring dan didinginkan akan didistribusikan ke data center melalui lantai terangkat (raised floor) atau unit pendingin presisi. Udara dingin ini kemudian diarahkan ke bagian depan rak server. Di sinilah peran cold aisleĀ menjadi sangat penting. Cold aisle adalah jalur aliran udara yang dirancang untuk mengarahkan udara dingin ke lubang udara di bagian depan server rack.

Pada sistem Cold Aisle Containment, area dingin (cold aisle) dipisahkan secara fisik dari area panas (hot aisle) dengan menggunakan sekat atau dinding transparan. Hal ini bertujuan untuk menjaga agar udara dingin yang masuk ke dalam rack server tidak bercampur dengan udara panas yang dikeluarkan oleh server. Dengan meminimalkan perpindahan udara antara kedua area ini, sistem dapat mempertahankan suhu udara yang optimal di dalam server rack.


Hot Air Exhaust (Pembuangan Udara Panas)


Setelah perangkat server beroperasi, mereka menghasilkan panas yang akan dibuang dari bagian belakang rak server menuju hot aisle. Di dalam sistem Cold Aisle Containment, udara panas yang keluar dari rak server diarahkan ke jalur udara panas (hot aisle) yang terpisah. Selanjutnya, udara panas ini dikeluarkan dari area kontainer melalui saluran pembuangan atau unit pendingin yang terpasang. Pemisahan aliran udara dingin dan panas ini penting untuk menjaga agar udara dingin tetap efisien dalam mendinginkan server tanpa terpengaruh oleh udara panas yang kembali ke ruang pendinginan.

Dengan sistem containment yang baik, udara panas dan dingin tidak tercampur, yang mengoptimalkan efisiensi pendinginan. Saluran pembuangan yang mengalirkan udara panas ke sistem pendingin kembali memastikan bahwa suhu ruang server dapat terjaga secara konsisten, mencegah overheating yang dapat merusak perangkat keras.


Manfaat Cold Aisle Containment


  1. Efisiensi Energi yang Lebih Baik: Dengan memisahkan aliran udara panas dan dingin, sistem ini mengurangi kebutuhan pendinginan tambahan dan mengurangi pemborosan energi.

  2. Peningkatan Umur Perangkat Keras: Menjaga suhu operasional server tetap stabil membantu memperpanjang umur perangkat keras dan mengurangi risiko kegagalan akibat panas berlebih.

  3. Pengurangan Beban Kerja Pendinginan: Cold Aisle Containment mengurangi beban kerja sistem pendingin secara keseluruhan, yang mengarah pada pengurangan konsumsi energi.

  4. Pengaturan Suhu yang Konsisten: Dengan mengelola aliran udara secara terpisah, sistem ini memastikan bahwa suhu tetap konsisten di seluruh area data center.


Cold Aisle Containment merupakan solusi manajemen aliran udara yang efektif dalam data center. Dengan memisahkan aliran udara dingin dan panas, sistem ini tidak hanya mengoptimalkan kinerja pendinginan tetapi juga meningkatkan efisiensi energi secara keseluruhan. Oleh karena itu, penerapan sistem ini sangat dianjurkan untuk data center modern yang mengutamakan efisiensi dan keandalan operasional.


Mau tahu inovasi terbaru dari kami? Yuk, ikuti terus update GSPE!


Simak juga di:


Di GSPE, setiap langkah hari ini adalah pondasi masa depan yang lebih cerdas.


Ā 
Ā 
bottom of page